Posted by: Nesha on: October 20, 2009
kalo di baca dari judulnya kok kayaknya gimana banget gt ya?
hari sabtu kemarin adalah wisuda POLITEKNIK NEGERI MALANG untuk program diploma III dan diploma IV. Kalo aku bilang sepi khan aku bojok ya alias boong khan ya pasti rame. lha hubungan sama aku kenapa aku harus posting disini. Aku disini jadi seksi Prosesi yang bertanggungjawab atas kelancaran prosesi Wisuda. Bayanganku tidak seperti kejadian kemarin yang bener2 wah banget. Secara aku juga pernah di wisuda dan mengalami proses itu.
Ini pertama kalinya aku menjadi panitia dan panitia prosesi. Proses awal sampe mahasiswa masuk tenda fine2 aja meskipun ada memang masalah sedikit demi sedikit. Pas senat masuk baik2 saja juga. Tapi aps prosesi nah itu yang bikin aku g ngeh dengan wisudawan2 sekarang ini. Setelah mereka maju dan berjabat tangan dengan bapak direktur dan secara berangsur2 alias secara kayaknya kok semua sama pikirannya pada keluar dari tenda. Ada yang poto2 ada yang ke mak paknya. ada yang ngerokok. ada yang poto2 di dalam tenda. Hayyyah ini wisuda apa pasar ya. g ada tenang2nya. kayaknya mereka itu tidak merasa bersalah sama sekali.
aku langsung kelimpungan kepayahan, lari kesana lari kesini. Aku juga terpaksa otot2an sama ortu n sama tukang poto yang ngeyel mau poto sama mau ngobrol2 sama anak2nya. Dasar seh g tahu mungkin memang salah kita sebagai panitia untuk menyikapi kondisi seperti ini. Tapi yang aku heran pas aku wisuda g segitu banget. Meskipun kita juga usrek di tempat duduk masing2 tapi g banget tuh keluar gedung, menemui ortu. poto2 sampe menggerumbul. Kalo di kasih tahu malah ngece. Waduh mereka ini kagak nyadar ya wong itu lo acara mereka kok bisa2nya mereka kayak gt kagak malu n menghormati acara mereka sendiri. ck….ck….
alhasil kakiku sampe sekarang masih kerasa nyeri n gempor banget.sangat teramat sangat. Kepalaku pusing n kayaknya tekanan darahku lagi drop ini. Semoga wisuda taun depan aku kagak kayak gini lagi. Capek n g sumbut dengan apa yang didapet.
Posted by: Nesha on: August 13, 2009
yang tak rasain hari ini aku pengen update BLOG tapi bingung g bisa mengungkapkan yang ingin tak ungkapkan n AKU MALES NGAPA2INNNNNN
Posted by: Nesha on: July 31, 2009
Sudah sejak hari senin aku bekerja ndak di ruanganku, di ruangan hanya pas menunggu jam pulang setelah jam 3.
nah lo. terus aku ndek mana? kekekkeke aku di gedung depan alias gedung CALL CENTER. Aku jadi panitia pendaftaran alias panitia yang harus bermanis-manis ria tidak boleh muka masem harus senyum, harus ramah meski hati ini sedang panas dan esmosi.
tapi tenang aja masih sepi kok sampe hari kelima masih mendapatkan 527 pendaftar kok. Bener deh. :d hanya 527 pendaftar dengan berbagai macam karakter. Ya lumayan mencari kesibukan padahal g sibuk kok bener…. lha yang bener yang mana ya? Iya paling g disana aku banyak temen dan bisa melupakan dan berusaha mengikhlaskan semua kejadian yang buruk menimpaku. Amin.
Aku berusaha menikmati my job.
Posted by: Nesha on: July 31, 2009
Alhamdulillah meski sulit aku berusaha ikhlas dengan semua cobaan dan ujian yang sudah diberikan padaku sampai detik ini. Semoga saja meski ini adalah hal yang mudah tapi semoga aku bisa mendapatkan yang baek dan hikmah dari semua kejadian yang menimpaku kali ini da juga saat2 yang sudah lalu. Semoga saja ini tidak menimpa orang lain.
Kali ini aku berusaha menimbun dan menutup semua masalah itu. Case Closed. Sekarang berusaha menjadi yang terbaik, bukan buat siapa-siapa tapi untuk diriku sendiri. Bener2 buat diriku sendiri. aku g mau lagi diperlakukan yang tidak pantas, aku ingin menunjukkan diriku tidak pantas diperlakukan semenang-menang, aku pantas menjadi yang terbaik, bukan hanya sekedar maen-maen dalma bekerja.
SEMANGAT …………. Aku bekerja karena Allah bukan karena orang lain.
Posted by: Nesha on: July 15, 2009
Detik demi detik berllau, jam demi jam berlalu, tanggal demi tanggal, bulan dmei bulan aku lalui tapi sampe detik ini tanggl 05 Juni masih saja tak ada kabar. Sedih? Aku jawab pastinya? Stress? Aku jawab sangat. Sudah setengah tahun aku disuruh masuk disini sampe detik ini belum menerima gaji karena SK belum turun. Cuma dapet isentif doang. Kadang putus asa aku rasakan karena ini. Gimana nggak, gimana aku dapat bertahan dengan kondisi yang seperti ini.
Posted by: Nesha on: July 15, 2009
Allah benar2 menguji mental serta kesabaranku. Masalah tak kunjung selesai dalam kehidupan aku. Sekarang ini aku bener2 speachless deh dengan semua ini. Masalah satu yang selesai bertambah lagi ujian lagi. Dan ini bener2 buat aku mikir. kadang kita g tau apakah ini yang trebaik buat kita dan mengalahkan kesombongan dan ketamakan kita atas dunia.
Ya Allah aku bener2 bingung dan g tahu rahasiamu kali ini. Kadang memang aku merasa lelah dengan semua kejadian2 yang menimpaku meskipun sedikit kadang aku mengrti hikmah dan keajaiban di balik semua itu.
Kali ini aku bingung harusnya aku bulan depan gajian dan rapel gaji mulai bulan Januari sampe Juli kemarin saat aku belum gajian ditambah Gaji ke 13 tapi hari ini aku mendapat berita g enak kalo rapelanku yang diterima hanya mulai bulan Mei sejak Sk yang aku terima ditanda tangani. Rasanya Shock dan bener2 kaget aku. Aku seperti ditampar karena uang itu sudah dianggarkan untuk bayar utang kelahiran si kecil yang sudah mulai besar pas lahir caesar waktu itu. Belum lagi utangku ke saudara yang kugunakan untuk menutupi kebutuhan sehari-hari saat minus bulan Januari – Juli kemarin. Ini tabungan udah habis , eh malah semua sudah diplaning sedemikian hingga malah bikin kecewa.
Mana persoalan di rumah ttg adekku yang g bisa diterima sama pemilik rumah yang aku tempati dan itu mau g mau menyeretku dalam masalah keluarga yang cukup pelik antara keluargaku dan keluarga suamiku. Belum lagi masalah lain2 yang terjadi karena ketidakmandirianku. Ya semoga aku diberi kesabaran dan jalan yang trebaik untuk semua ini. Amin.
Dan satu lagi masalah demi masalah ini semoga menjadikanku lebih dekat kepada Allah dan membuatku lebih bersyukur dengan apa yang sudah diberikan sama aku. Bukan menjadikanku malas n jauh dari Nya. AMin
Posted by: Nesha on: June 12, 2009
Kemarin aku sempet sedikit bersemangat saat tahu SKku dah turun. Tapi sekarang aku jadi merasa sangat mellow dan sangat sesak karena kecewa teramat sangat. Aku kecewa pada instansiku yang seakan-akan tidak menghargai kami. Kami yang bekerja disini selama setengah tahun. Bayangkan, kita disuruh cepet masuk hanya dikasih waktu satu minggu untuk keluar dari pekerjaan kita yang lama. Insentif pertma cuma 50 rebu doang. Lima puluh ribu padahal kita bekerja full. Sekarang setelah SK turun kita disuruh menunggu temen2 yang lain SKnya turun. Setelah itu yang diakui gaji kita tidak sejak kita masuk yaitu bulan desember tapi januari. Lha kenapa kita desember sudah disuruh masuk.
Ya Allah, aku pengen nangis saat ini. Aku kecewa ternyata Instansi sebesar ini tega berbuat ini pada kita yang lemah. Aku sangat2 kecewa. Pengen nangis, pengen marah. Bete2 banget. Rasanya g adil. Mereka bilang kita rapelannya khan besar? Tapi apa mereka pernah mikir sejak bulan desember uang apa yang kita pake makan n biaya hidup sehari-hari. Dasar egois. Bener2 instansi EGOIS. Aku merasa di dzolimi oleh mereka. Sudah disini aku merasa bingung karena masalah disini yang dibilang lahan basah dan memang itu terjadi bikin dada aku sesak. Tapi mereka rela untuk uang segini besar tapi untuk keloyalan kami mereka g pernah menghargai. Aku merasa disakiti. Ya Allah semoga aku diberi kesabaran. Aku merasa sedih dan tidak kuat kalo seperti ini terus. Aku sedih ya Allah. Aku menangis di hadapanMu. Ya Allah tolonglah hambamu ini dari persoalan2 batin ini. Jauhkanlah aku dari segala kezaliman ini. Ya Allah jagalah keluargaku.
Posted by: Nesha on: June 11, 2009
Jadi malu aku hampir di isi blog ini berisi cerita ttg dan yang bersangkutan dengan masa lalu aku. Yah daripada jadi kukul alias jerawat atau bikin sakit ati khan mending ditumpahin khan. Iya tho dan toh aku g nambah2in or apa2.
Dan bener kali ini lagi2 aku mau ngomong yang berhubungan dengan masa laluku. Kali ini ttg seorang yang sempat lama sekali bercokol di hatiku dan kita sempet sangat dekat sekali meskipun tanpa status “PACARAN” but waktu itu aku bener2 sayang sama DIA dan CINTA kali ya. May be. Yang jelas kala itu aku bener2 sayang ke dia n sifat dia bikin aku adem ayem tentrem loh jinawi. Dengan dia aku bisa menumpahkan seluruh emosiku, kekesalanku kegundahanku. Padanya aku bisa melakukan seperti apa yang aku mau. Dan dengannya aku merasakan kasih sayang seorang kakak yang hampir g pernah aku rasain.
Kita sangat dekat waktu itu dan aku menyayangi dia teramat sangat tapi ya mungkin bisa dibilang CINTA Bertepuk sebelah tangan. Meskipun semua yang sudah terjadi di antara KITA (Aku dan Dia) . Orang melihat bahwa dia mempunyai rasa ke aku tapi dia selalu menyangkalnya. Dia bilang hanya sayang ke aku sebagai seorang ADEK. Hanya sebagai ADEK. Aku berusaha untuk mendapatkan hatinya tapi tetap saja. Hati dia hanya untuk seorang “NANA”. Yah seseorang yang pernah hidup di masa lalunya. Akhirnya aku tahu dia hanya MENCINTAI masa lalunya itu, dan sepertinya sampe detik ini meskipun masa lalu itu sudah menyakitinya sedemikian hingga. Hueran. Kenapa seh dia seperti itu. Aku juga g tahu.
Kemarin g tahu ada angin apa tiba2 aku berhubungan sama dia lagi. Awalnya leat facebook trus chatting. Kita bicara dengan permasalahan masing2. Kita sharing. Sempet seh nelpon tapi g terlalu banyak. Terasa ada sesuatu yang mengganjal di hati aku. Yah mungkin memang karena kita sempat bersiteru. kita memang sempet terputus hubungan karena Masa Lalunya itu dan masa lalunya waktu itu kembali ke dia tapi tak bisa menerima aku. Padahal waktu itu aku sudah punya kekasih dan aku ikhlas melepas dia. Kalo aku ingat masa itu itu sangat menyakitkan, banyak persoalan yang timbul karena Masa lalunya itu. Sempet membuat aku drop. Aku shock dan sempet gila aku dibuatnya.
Setelah itu pasangan aku waktu itu malah selingkuh. Ya memang kesakitan yang beruntun sekali. Sangat beruntun dan sangat menyakitkan. Ya itulah hidup. Mas Buris …jujur aku kangen masa bersama kamu mas. Ketenangan dan kenyamanan yang pernah tak rasain sama kamu. Aku g tahu saat ini perasaanku sama kamu seperti apa. Tapi rasa sayang itu mungkin masih ada meskipun mungkin sudah beda karena itu keharusan. Aku sudah punya kehidupan yang jauh beda bersama suamiku dan anakku. Mas, terima kasih atas pelajaran yang pernah kamu berikan sama aku Mas. Kemarin meskipun aku merasa kamu sudah sangat tidak peduli sama aku. Tapi aku senang masih bisa ngobrol sama kamu mas. Yah semoga kamu nggak pernah melupakan aku mas.
Posted by: Nesha on: June 4, 2009
Hai kamu …Onthel atau siapapun kamu. Aku menyebutmu begitu karena itu yang tertulis di t4ku. Aku menulis ini lagi gara2 kamau lagi. :d Lucu ya kamu menjadikan aspirasiku nulis kali ini.
Aku kaget juga kalo kamu bilang memang bener kamu temennya AH. Dan bener2 dia juga ikutan baca aku kaget kok kebetulan banget ya. Buat Mas Agus Maaf ya mas? Aku g bermaksud apa2 kok. Jujur. Aku hanya menuangkan apa yang ada di otak dan pikiranku saat itu. Dan beberapa juga sudah aku hapus. Seperti kata kamu di SMS kamu ingin yang terbaik dan kebaikanmu. Kamu g pengen aku menghubungi kamu lewat apapun demi kebaikan kamu. Masih ingat khan. ndak pa2 aku ikhlas kehilangan salah satu saudara (khan kita pernah dekat dan itu merupakan saudara seislam khan?)
Harusnya memang cerita itu harus kukubur dalam2 tapi bagaimanapun juga itu tetap masa lalu aku. Kamu masa lalu aku dan suamiku bisa terima kok. Jadi bagi aku masa lalu akan tetap menjadi bagian dari hidup aku. Entah itu buruk atau tidak yang jelas itu jadi pelajaran berharga dalam hidup aku.
Sekarang hubunganku dengan sahabat Mas AH alias Mas Tom Atau mas Buris juga membaik. Dalam arti kita berkomunikasi baik meski mungkin tak sdekat dulu juga. G masalahbagi aku. Yang penting segala hal yang pernah ada dah selesai. Belajar untuk dewasa dan pendewasaan diri bukan umur. Itu menurutku. Meskipun hidup kita tak pernah sempurna tapi kita harus berbuat yang terbaik. Meskipun kadang sesak menyeruak di dada tapi itu semua pilihan kita, kita yang pilih. Mungkin tak seindah yang di bayangkan tapi kita harus hadapi. Gitu ya.
Posted by: Nesha on: June 4, 2009
Sejak aku di kantor baru. Sampai detik ini masih banyak masalah yang belum terselesaikan. Bahkan semakin menumpuk dan semakin banyak masalah. Aku g ngerti bagaimana dan apa yang harus aku selesaikan.
Sudah 6 bulan ini aku tidak menerima gaji. Dan uang yang harus aku keluarkan hanya dari gaji suamiku. Sulit sulit sekali karena aku harus buka lubang tutp lubang. Jujur lelah…lelah sekali aku menghadapi. Belum lagi masalah PRT yang menurut aku dia kadang g sopan sama aku. N aku sebenernya g sreg sama dia. Cuma memang dia sayang banget sama anakku. itu yang membuat aku bertahan. Cuma jujur secara pekerjaan aku agak memang g sreg. Sudahlah.
Komentar